FF Warrior of SHINee World / Semua Couple/ Chapter 2
Minho
Sosok
laki-laki tinggi itu menatap lurus koridor didepannya. Sepi. Itu wajar karena
pasti pelajaran pertama sudah beberapa menit lalu dimulai. Ia membaca papan
nama ruangan di masing-masing sisi koridor sekolah barunya. Berharap ia tak
tersesat dengan konyol di lingkungan barunya.
Akhirnya
ia menemukan ruangan itu, ia mengetuknya 2 kali, lalu masuk. Berderet meja-meja
dan kursi yang saling berdempetan, computer atau laptop, bertumpuk buku-buku
dan lembaran yang namja itu kira kertas ulangan. Meja-mejanya diatur saling
berhadapan, dan bersekat-sekat. Khas Ruang Guru.
Namja
bermata besar itu menghampiri salah seorang Guru perempuan bertubuh sangat
langsing dan memakai dress biru muda dan rok hitam selutut, ia menundukkan
kepala lalu bertanya,
“Permisi
Miss.. Apa anda bisa membantu saya?”
“Mwo?!
Miss kau bilang? Panggil aku Kim Songsaenim, kau pasti murid baru itu kan?”
kata yeoja didepannya agak ketus.
Namja
itu meringis sedikit, menundukkan kepalanya, lalu mengiyakan ucapan Kim Saem
yang ada didepannya ini.
“Ini
berkas-berkas saya Kim Saem..”
“Baiklah,
tunggu sebentar!” Yeoja itu menerimanya dan memeriksa berkas itu, membolak
baliknya kemudian mengarahkan pandangannya kea rah namja itu. “Hmm, jadi namamu
Choi Minho, dan apa ini? Pakai seragammu dengan rapi dan sesuai aturan sekolah
ini Tuan Choi”
Minho
hanya memalingkan wajahnya dan mencibir. Tapi ia tetap merapikan dan memasukkan
kemeja putihnya ke dalam celana panjangnya yang berwarna hitam dengan
asal-asalan.
“Baik, kelasmu ada di 11-A
dilantai 2. Kau bisa sendiri kan?” kata Kim Songsaenim dengan nada galak entah
kenapa. Mungkin karena ia memanggilnya Miss tadi? Minho meringis sedikit lalu
berlalu menuju tangga menuju lantai 2.
“Akhirnya kita dapat bertemu
lagi,” gumam Minho sambil tersenyum lembut, “Kim Kibum.. dan Lee Taemin”
TOK.. TOK.. TOK..
“Masuk..” sahut Jo Saem
ketika ia mendengar suara ketukan pintu dikelasnya tempat ia mengajar.
Minho membuka pintu
didepannya setelah mendengar ijin, ia mengedarkan pandangannya ke seluruh
kelas. Ya, hanya mencari satu orang, seseorang yang dinantinya selama 10 tahun
terakhir, seorang namja ynag tidak pernah luput dari ingatan masa kecilnya yang
lemah.
Itu dia!
Namja itu terlihat tidak
begitu peduli dengan sekitarnya, duduk dibagian pojok belakang kelas, menatap
keluar jendela, tepatnya kearah langit. Rambut coklat dengan potongan pendek,
kedua anting hitam yang melingkar di kedua telinganya yang ditindik, kulitnya
sangat putih, sepucat susu, perpaduan wajah yang sempurna, bibirnya melengung
sempurna ketika tiba-tiba saja mata mereka bertemu, bertatapan penuh arti dan
lama, Waktu seakan berhenti, saling mengagumi keindahan yang ada didepan mata
masing-masing.
Cukup lama, sampai akhirnya
Minho sadar akan kata-kata standar Songsaenim di sampingnya yang menyuruhnya
memperkenalkan diri.
“Aku Choi Minho, Senang
berkenalan..” katanya singkat, sambil memamerkan senyum separonya yag
menakjubkan. Membuat para yeoja dan namja cantik dikelas itu menahan napas
mereka agar tidak kelepasan menjerit kegirangan.
“Oke, Tuan Choi. Silahkan
duduk dibangku kosong yang disana..” Jo Saem menunjuk bangku kosong yang
bersebelahan dengan namja berkulit pucat tadi.
Mata mereka bertemu lagi,
seakan tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk saling berpandangan barang
sedetikpun, mereka bertukar senyum, lalu setelah Minho duduk ditempatnya, ia
merobek kertas di belakang buku sketsanya, lalu mulai menulis surat
‘Lee Taemin, aku tahu itu
kau. Senang bisa melihatmu lagi, setelah sekian lama.. Aku serius.’
Kemudian Minho melipat kertas
itu dan melemparkannya ke meja Taemin. Taemin mengambilnya, lalu membacanya. Ia
tersenyum geli lalu membalas surat itu.
‘Ya, ini aku. Bagaimana kau
bisa ada disini?’
‘Karena aku sudah mendapatkan
kekuatanku semenjak aku sudah akil balig, jadi sekarang aku bebas melakukan apa
saja’
Taemin melebarkan matanya,
lalu memandang Minho dengan gugup. Jadi, teman semasa kecilnya ini juga
Warrior? Karena tidak juga mendapat balasan dari Taemin, Minho tersenyum lalu
menulis lagi.
‘Aku sudah tahu dari dulu
kalau kau, aku dan Kibum Hyung adalah Warrior’
Taemin membacanya berulang
kali, seolah ada yang terlewatkannya. Oke, sekarang Taemin mulai bertanya-tanya
apa semua orang terdekatnya memang tahu kalau dia punya Api-nya selain dirinya
sendiri? Taemin memandangi Minho dengan agak sebal. Minho yang melihat
perubahan di wajah Taemin, mulai mengerti apa yang Taemin pikirkan.
‘Hei, jangan marah dulu, kau
tahu kan kau yang paling muda diantara kami, jadi kalau kau yang tahu paling
terakhir, itu wajar kan? Lagi pula sudah 10 tahun yang lalu sejak kita bertemu
terakhir kali, Aku.. merindukanmu..’
Taemin membaca tulisan Hyung
sahabat kecilnya itu dengan senyum, lalu menggerakkan bibirnya membentuk kata,
"Nado Hyungie~!"
"Nado Hyungie~!"
TBC


Comments
Post a Comment