FF SHINee : Bring Me To Heaven (Chapter 2)
Cast : SHINee, Krystal F(x), Kai EXO
Part sebelumnya : http://postingbyflo.blogspot.com/2013/07/ff-shinee-bring-me-to-heavem-chapter-1.html
Buahaha.. gatau harus bilang apa, yang pasti ini ff lawas yang sudah dilupakan, jadi ini ada part sebelumnya, kalu masih bersedia baca saya seneng-seneng aja :v maaf yaaa..

“Hyung, aku rasa aku tahu siapa kakak gadis itu..” Key bergumam dengan gelisah, menatap Jinki dengan raut khawatir.
“Apa benar nama kakak-mu adalah Soo Yeon Jung?”
Part 2
Jinki bertukar pandang dengan Jjong yang telah sepenuhnya melupakan jam sakunya.
“Aku tidak bisa memberikan jawaban yang lebih baik..” kata Soo Jung. Key membuka halaman-halaman setelahnya, mungkin mencari nama Soo Jung, ia menarik lengan Jinki lalu menunjukkan apa yang tertera di buku itu. Akhirnya mereka mendekatkan kepala lalu saling membisikkan sesuatu pada satu sama lain, yang lain kelihatan tertegun, sebagian dari diri Soo Jung yakin bahwa mereka saling bertukar pikiran tanpa berkata-kata, mengabaikan dirinya yang menunggu di sebrang jalan.
Key menatap Soo Jung lagi dengan feline eyesnya yang mengintimidasinya.
“Biar aku yang memberitahunya, Hyung..” kata Taemin dengan tenang. “Siapa tahu ia akan berubah pikiran..”
“Soo Jung Nona, eh, Nona Soo Jung maksudku.. err.. aku tidak bisa memberitahukan apa yang tertera dibuku, tapi aku tak akan membiarkan dirimu menyesal, kau masih muda, dan tentu saja masih banyak hal yang belum pernah kau lakukan kan? Apa kau tak akan menyesal menyusul kakak mu secepat ini?”
Soo Jung tidak menjawab apa-apa, jadi Taemin melanjutkan ucapannya.
“Seperti melakukan hal-hal konyol sekali seumur hidup misalnya, yah.. Aku bisa menemanimu kalau kau mau..” kata Taemin, entah Soo Jung salah melihat atau tidak, tapi sepertinya ia bisa melihat semburat merah di pipi Taemin, memangnya malaikat bisa tersipu malu, ya? Pikir Soo Jung.
“Taemin..” suara berat Minho menyebut nama Taemin dengan protes, Jinki memegang bahu Minho untuk menahannya.
“Taemin, kau tidak boleh gegabah, kau tahu kan ini bukan pekerjaan kita, kita ini hanya Pengawal, para Penjaga pasti akan marah, gadis ini pasti telah memiliki Penjaga-nya sendiri..” Jinki berusaha membujuk Taemin.
“Tenang saja, aku sama sekali menolak tawaran bocah itu..” kata Soo Jung dingin.
“Hei.. Hei.. aku ini lebih tua 3000 tahun darimu tahu..” pertama kalinya Taemin mengerutkan dahinya, lalu kakinya otomatis menginjak kaki Jonghyun keras-keras ketika mendengar gelak tawa lelaki yang sering dipanggil Dino itu.
“Hei bukan salahku dong kalau gadis itu salah mengira, memangnya wajah siapa yang selalu terlihat seperti bocah 5 tahun, huh?” Taemin mengangkat payungnya, tapi Jonghyun menangkisnya sambil berteriak. “YA!”
Minho memutar bola matanya malas.
Key membuka bukunya lagi, lalu jarinya menelusuri lembaran data hidup Soo Jung, bola matanya terhenti saat menangkap apa yang dicarinya.. Tentu saja nama malaikat Penjaga Soo Jung.
“Eh, nama Penjagamu.. Kim Jong….in. Euh, Taemin, bukankah itu nama asli Kai?”
Taemin mengalihkan pandangannya dari Soo Jung, kali ini ikut melihat buku Key, ia memperhatikannya lalu mengetukkan ujung payungnya ke tempat foto kosong yang tertera diatas nama Kim Jongin.
“Yah.. Itu Jongin yang kita kenal..” gumam Taemin.
“Well, lalu kemana bedebah itu, kenapa malah membiarkan manusianya berkeliaran dan meminta kematian menghampirinya?” Key menekuk tangannya dengan sebal, seperti siap-siap memukul Kai bila melihatnya sekarang juga.
“Bocah itu memang benar-benar..”
“Halo semuanya.. Merindukanku?’ Tiba-tiba sesosok lelaki berkulit tan muncul di belakang Soo Jung sambil melingkarkan lengannya pada bahu Soo Jung, gadis itu bisa merasakan sayap putihnya yang luar biasa besar dan berbulu halus.
“Kai, enyahlah.! Jangan menggangguku!” kata Soo Jung, raut wajahnya berubah untuk pertama kalinya, Taemin memperhatikan bahwa Soo Jug sudah mengenal Kai sejak lama, dan ia tahu persis bahwa sahabat sesama malaikatnya itu hanya berani mengusili orang yang sudah dekat dengannya, maksudnya, Kai memang bukan orang paling sopan sedunia, tapi ia juga tidak akan bersikap seberani itu apabila ini pertama kalinya ia muncul dihadapan gadis itu.
“Jongin-ah, apa kau membuka mata hatinya? Kenapa ia bisa melihatmu? Kau melanggar peraturan, ya?”tanya Taemin memburu Kai dengan pertanyaanya.
Kai melepaskan Soo Jung ketika gadis itu sudah mengambil ancang-ancang akan menendangnya dengan sepatu kets nya yang tampak mematikan, bahkan bagi malaikat sekalipun.
Jongin tertawa pelan, lalu mengandeng Soo Jung untuk meghampiri Taemin dan yang lainnya.
“Tidak, aku tidak pernah membukanya, ia sudah bisa melihatku semenjak Ibunya meninggal, entah kenapa….oh maafkan aku Soo Jung-ah..” Kai menggenggam tangan Soo Jung ketika ia melihat raut wajah gadis itu yang mengelap ketika mendengar tentang kematian Ibunya.
“So, apa yang kau lakukan selama ini? Kenapa kau meninggalkan Soo Jung sendirian dan bukannya menjaganya dengan benar Kim Jongin?” omel Key lagi.
“Hmm.. yeah.. Kau tahu, sedikit urusan tentang masalah kekuatanku..”
Taemin memutar bola matanya, “Kau tidak menggunakan sayapmu dengan benar kan, Jongin-ah?”
“Eh? Maksudnya?” tanya Jinki dengan wajah super polosnya.
“Yah, kau tahu sendiri kan Hyung bagaimana dia, dia pasti berteleportasi kemana-mana alih-alih menggunakan sayap bedebah itu dengan benar..” jelas Taemin dengan sikap tak sabaran.
“Err.. Hampir benar.. Soo Jung-ah ayo pulang, darimana kau tahu tentang tempat ini, astaga apa yang sebenarnya sedang kau lakukan?”
Soo Jung berusaha menarik tangannya, “Aku ingin menyusul Eonni, pergilah Jongin-ah..”
Air muka Jongin berubah seketika, rahangnya mengeras kaku. Taemin menatap mereka berdua dengan cemas, lalu melirik Hyungdeulnya.
TBC
Part sebelumnya : http://postingbyflo.blogspot.com/2013/07/ff-shinee-bring-me-to-heavem-chapter-1.html
Buahaha.. gatau harus bilang apa, yang pasti ini ff lawas yang sudah dilupakan, jadi ini ada part sebelumnya, kalu masih bersedia baca saya seneng-seneng aja :v maaf yaaa..

“Hyung, aku rasa aku tahu siapa kakak gadis itu..” Key bergumam dengan gelisah, menatap Jinki dengan raut khawatir.
“Apa benar nama kakak-mu adalah Soo Yeon Jung?”
Part 2
Jinki bertukar pandang dengan Jjong yang telah sepenuhnya melupakan jam sakunya.
“Aku tidak bisa memberikan jawaban yang lebih baik..” kata Soo Jung. Key membuka halaman-halaman setelahnya, mungkin mencari nama Soo Jung, ia menarik lengan Jinki lalu menunjukkan apa yang tertera di buku itu. Akhirnya mereka mendekatkan kepala lalu saling membisikkan sesuatu pada satu sama lain, yang lain kelihatan tertegun, sebagian dari diri Soo Jung yakin bahwa mereka saling bertukar pikiran tanpa berkata-kata, mengabaikan dirinya yang menunggu di sebrang jalan.
Key menatap Soo Jung lagi dengan feline eyesnya yang mengintimidasinya.
“Biar aku yang memberitahunya, Hyung..” kata Taemin dengan tenang. “Siapa tahu ia akan berubah pikiran..”
“Soo Jung Nona, eh, Nona Soo Jung maksudku.. err.. aku tidak bisa memberitahukan apa yang tertera dibuku, tapi aku tak akan membiarkan dirimu menyesal, kau masih muda, dan tentu saja masih banyak hal yang belum pernah kau lakukan kan? Apa kau tak akan menyesal menyusul kakak mu secepat ini?”
Soo Jung tidak menjawab apa-apa, jadi Taemin melanjutkan ucapannya.
“Seperti melakukan hal-hal konyol sekali seumur hidup misalnya, yah.. Aku bisa menemanimu kalau kau mau..” kata Taemin, entah Soo Jung salah melihat atau tidak, tapi sepertinya ia bisa melihat semburat merah di pipi Taemin, memangnya malaikat bisa tersipu malu, ya? Pikir Soo Jung.
“Taemin..” suara berat Minho menyebut nama Taemin dengan protes, Jinki memegang bahu Minho untuk menahannya.
“Taemin, kau tidak boleh gegabah, kau tahu kan ini bukan pekerjaan kita, kita ini hanya Pengawal, para Penjaga pasti akan marah, gadis ini pasti telah memiliki Penjaga-nya sendiri..” Jinki berusaha membujuk Taemin.
“Tenang saja, aku sama sekali menolak tawaran bocah itu..” kata Soo Jung dingin.
“Hei.. Hei.. aku ini lebih tua 3000 tahun darimu tahu..” pertama kalinya Taemin mengerutkan dahinya, lalu kakinya otomatis menginjak kaki Jonghyun keras-keras ketika mendengar gelak tawa lelaki yang sering dipanggil Dino itu.
“Hei bukan salahku dong kalau gadis itu salah mengira, memangnya wajah siapa yang selalu terlihat seperti bocah 5 tahun, huh?” Taemin mengangkat payungnya, tapi Jonghyun menangkisnya sambil berteriak. “YA!”
Minho memutar bola matanya malas.
Key membuka bukunya lagi, lalu jarinya menelusuri lembaran data hidup Soo Jung, bola matanya terhenti saat menangkap apa yang dicarinya.. Tentu saja nama malaikat Penjaga Soo Jung.
“Eh, nama Penjagamu.. Kim Jong….in. Euh, Taemin, bukankah itu nama asli Kai?”
Taemin mengalihkan pandangannya dari Soo Jung, kali ini ikut melihat buku Key, ia memperhatikannya lalu mengetukkan ujung payungnya ke tempat foto kosong yang tertera diatas nama Kim Jongin.
“Yah.. Itu Jongin yang kita kenal..” gumam Taemin.
“Well, lalu kemana bedebah itu, kenapa malah membiarkan manusianya berkeliaran dan meminta kematian menghampirinya?” Key menekuk tangannya dengan sebal, seperti siap-siap memukul Kai bila melihatnya sekarang juga.
“Bocah itu memang benar-benar..”
“Halo semuanya.. Merindukanku?’ Tiba-tiba sesosok lelaki berkulit tan muncul di belakang Soo Jung sambil melingkarkan lengannya pada bahu Soo Jung, gadis itu bisa merasakan sayap putihnya yang luar biasa besar dan berbulu halus.
“Kai, enyahlah.! Jangan menggangguku!” kata Soo Jung, raut wajahnya berubah untuk pertama kalinya, Taemin memperhatikan bahwa Soo Jug sudah mengenal Kai sejak lama, dan ia tahu persis bahwa sahabat sesama malaikatnya itu hanya berani mengusili orang yang sudah dekat dengannya, maksudnya, Kai memang bukan orang paling sopan sedunia, tapi ia juga tidak akan bersikap seberani itu apabila ini pertama kalinya ia muncul dihadapan gadis itu.
“Jongin-ah, apa kau membuka mata hatinya? Kenapa ia bisa melihatmu? Kau melanggar peraturan, ya?”tanya Taemin memburu Kai dengan pertanyaanya.
Kai melepaskan Soo Jung ketika gadis itu sudah mengambil ancang-ancang akan menendangnya dengan sepatu kets nya yang tampak mematikan, bahkan bagi malaikat sekalipun.
Jongin tertawa pelan, lalu mengandeng Soo Jung untuk meghampiri Taemin dan yang lainnya.
“Tidak, aku tidak pernah membukanya, ia sudah bisa melihatku semenjak Ibunya meninggal, entah kenapa….oh maafkan aku Soo Jung-ah..” Kai menggenggam tangan Soo Jung ketika ia melihat raut wajah gadis itu yang mengelap ketika mendengar tentang kematian Ibunya.
“So, apa yang kau lakukan selama ini? Kenapa kau meninggalkan Soo Jung sendirian dan bukannya menjaganya dengan benar Kim Jongin?” omel Key lagi.
“Hmm.. yeah.. Kau tahu, sedikit urusan tentang masalah kekuatanku..”
Taemin memutar bola matanya, “Kau tidak menggunakan sayapmu dengan benar kan, Jongin-ah?”
“Eh? Maksudnya?” tanya Jinki dengan wajah super polosnya.
“Yah, kau tahu sendiri kan Hyung bagaimana dia, dia pasti berteleportasi kemana-mana alih-alih menggunakan sayap bedebah itu dengan benar..” jelas Taemin dengan sikap tak sabaran.
“Err.. Hampir benar.. Soo Jung-ah ayo pulang, darimana kau tahu tentang tempat ini, astaga apa yang sebenarnya sedang kau lakukan?”
Soo Jung berusaha menarik tangannya, “Aku ingin menyusul Eonni, pergilah Jongin-ah..”
Air muka Jongin berubah seketika, rahangnya mengeras kaku. Taemin menatap mereka berdua dengan cemas, lalu melirik Hyungdeulnya.
TBC


Comments
Post a Comment