FF SHINee : Bring Me To Heaven - Chapter 1

Cast : SHINee, Krystal, Jessica
Note : Dari MV SHINee yang 1000 years always by your side



Namanya Soo Jung, gadis itu terlihat masih muda, ia tampak seperti gadis normal pada umumnya, rambutnya yang panjang dan bergelombang itu ia biarkan tergerai, baju terusannya yang agak kebesaran itu tampak pas ditubuhnya yang jauh dari kata gemuk. Ia berjongkok, tampak menunggu sesuatu. Tapi jalan tempatnya menunggu itu tampak sangat sepi, hanya ada sebuah halte tua yang sudah lama tidak beroperasi lagi, di kanan kiri jalan ada padang rumput dan ilalang yang sudah menguning dan meninggi tak terawat. Ia menyukainya. Tempat indah sekaligus suram ini.

Beberapa lama kemudian, Soo Jung bangkit dan menegakkan badannya, ia mengambil sepedanya yang ia parkir tak jauh darinya, saat ia berbalik bus itu datang. Bus berukuran sedang yang berwarna biru-krem itu yang ia tunggu, kendati bus itulah yang membawa kakak perempuannya pergi. Pergi meninggalkannya lebih dulu ke surga.
Soo Jung memperhatikan dengan tenang, bus itu selalu kosong, supirnya selalu orang yang sama, dan Soo Jung selalu berhasil mengenali laki-laki paruh baya yang berpakaian formal itu, warnanya selalu sama, selalu berwarna hitam.

Sewaktu bus itu berhenti tepat di depan halte, pintunya otomatis terbuka, Soo Jung akhirnya menunggu lagi, kali ini duduk di atas boncengan sepedanya. kemudian pintunya menutup, bus itu melaju dengan kecepatan sedang. Lalu munculah lima orang itu, lima orang berpakaian yang sejenis dengan yang dipakai supir bus tadi, pakaiannya serba formal dan hitam, salah satu dari mereka membawa sebuah buku besar, dan rata-rata dari mereka mempunyai jam kuno yang mereka sangkutkan di jas dalam mereka.


Soo Jung melihat mereka dengan jelas dan ini pertama kalinya dalam hidupnya, karena biasanya ia hanya melihat bus misterius itu dan ahjussi yang menyetirnya. Ya, hanya itu.

Kelima laki-laki itu tampak sibuk dengan urusannya masing-masing, salah satu dari mereka yang paling tinggi dari semuanya asyik memainkan sebuah bola kecil berwarna hitam di tangannya, seorang lagi yang bermata seperti kucing dan berambut cokelat terang itu yang membawa buku super tebal, yang satunya memiliki rahang tegas dan tidak berpakaian seformal yang lain sedang bermain-main dengan jam sakunya, satu orang yang memakai topi tinggi ala sirkus tampak tersenyum memandang bus yang makin lama makin menjauh dan satu orang yang terakhir memakai topi hitam pendek dan membawa payung, ia tampak berwajah paling kekanakan dari semuanya, dan pria itu jelas-jelas sedang menatap Soo Jung.

Pandangan mereka bertemu ,saling menyelami mata masing-masing. Lalu pria yang menatap Soo Jung itu tersenyum amat hangat kepada Soo Jung, membuat gadis di depannya bingung, jadi ia tidak membalas senyumannya.

“Hei! Kau yang disana! Apa kau bisa meilhat kami?” tanya pria itu kepada Soo Jung. Gadis itu mengangguk sebagai jawaban, tidak menunjukkan ekspresi apa-apa.

Keempat pria yang lainnya tampak terkejut dan memandang mereka berdua dengan tatapan aneh.

“Jinki Hyung, bagaimana mungkin manusia biasa dapat melihat kita?” tanya namja yang sedang bermain dengan jamnya tadi kepada Jinki, namja bertopi tinggi itu.

“Wah, aku juga tidak tahu, Jjong, tapi biasanya manusia tidak bisa melihat kita, apalagi mendengar suara kita, ini yang pertama kali. Menarik sekali.”

“Siapa namamu?”

“Jung Soo Jung,” katanya, akhirnya membuka suara. “Kau?”

“Aku? Namaku Lee Taemin. Senang berkenalan denganmu SooJung-ssi..” lagi-lagi senyum dibibir Taemin mengembang dan kali ini Soo Jung mencoba untuk membalasnya, walau kelihatannya tampak seperti ringisan.

“Apa biasanya malaikat mempunyai nama?”

“Tentu saja kami punya!” jawab Key, “hei tunggu, darimana kau tahu kalau kami ini bukan manusia biasa?” tanya Key dengan nada kaget, tak menyangka kejadian aneh dan langka ini terjadi.

“Aku tahu karena kalian turun dari bus itu, bus tadi menuju ke surga kan? Jadi pasti kalian ini malaikat atau semacamnya.” ujar Soo Jung.

“Ucapanmu itu tidak sepenuhnya benar, juga tidak semuanya salah,” akhirnya pria yang dari tadi paling diam itu ikut angkat bicara, “dan ya, bus tadi itu menuju surga, tapi kami ini bukan malaikat seperti yang tadi kau sebutkan.” Suaranya amat maskulin, tampak sesuai dengan penampilan luarnya.

“Kami ini lebih seperti penjaga, pengawal lebih tepatnya..” ujar Taemin, masih memandang Soo Jung dengan pandangan ingin tahu, walaupun yang lain juga melihatnya dengan cara yang hampir sama.

“Kau tahu darimana kalau bus itu menuju surga?” tanya Jinki.

Soo Jung tampak berpikir sejenak, ragu-ragu apakah ia harus berkata jujur atau tidak, lalu ia memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya. Toh tidak ada gunanya juga ia berbohong, lagipula mereka bukan manusia fana, kan?

“Karena kakak-ku menghilang disini, ia menaiki bus itu lalu terbang ke surga, aku ingin menyusulnya. Bisakah aku ikut menumpang?” tanya Soo Jung polos.

Taemin bertukar pandang lagi dengan Soo Jung, gadis itu tampak agak berbeda dengan manusia yang biasa Taemin lihat, dari fisik ia memang normal tapi Taemin mulai menyadari kalau Soo Jung jarang sekali mengubah ekspresinya. Ia tampak begitu…….…dingin.

“Kenapa kau ingin menyusulnya? Bagaimana dengan orang-orang yang akan kau tinggalkan nanti, apa mereka tidak sedih?”

“Tidak. Aku hanya punya kakak-ku..”

Pandangan gadis itu terlihat lebih menyedihkan, ia menatap kelima pemuda di depannya dengan murung dan bosan.

“Ayolah..” harapnya.

“Kau tidak boleh hanya pergi seperti ini, aku tahu kau masih punya harapan lain di dalam hidupmu kan?” kali ini Jinki yang mengambil alih pembicaraan, sementara Key bergerak-gerak gelisah di sampingnya, mengecek jam sakunya dengan intens. Terasa tidak seperti Key yang biasanya.

“Hyung, aku rasa aku tahu siapa kakak gadis itu, ” Key bergumam dengan gelisah, menatap Jinki dengan raut khawatir, "nama kakakmu pasti Jung Soo Yeon, kan?"

"Benar, ia meninggal kemarin.." jawab Soo Jung dengan nada datar, tapi ia tidak menatap satupun dari mereka ketika mengatakannya.

TBC

Comments

Popular Posts