FF SHINee (Yaoi) Protect My Baby from 17+


Tittle                 : Protect My Baby from 17+
Cast                 : SHINee, walaupun Jjong Cuma nyempil di ending, haha
Genre               : Fluff, ga jelas, abal
Author : Flo
Note                : Disini bayanginnya Taemin pas jaman-jaman Replay, jangan bayangin yang kayak sekarang x) haha


“Hyung, kepalamu berat tau..” kata Taemin polos, saat Minho Hyungnya meletakkan kepalanya dengan seenaknya di atas kepala Taemin. Sekarang kepala mereka bertumpukkan diatas meja Taemin.

            “Ugh, benarkah Tae? Maaf kalau begitu..” Minho tersenyum dengan sangat lebar, geli dengan ucapan polos baby-nya itu.

Mendengar rintihan Taemin tadi, Minho yang tak tega akhirnya menurunkan kepalanya, lalu ikut merebahkan kepalanya di meja, wajah mereka saling berhadap-hadapan, tapi dengan posisi terbalik, karena Minho duduk di bangku depan meja Taemin. Seketika itu juga, wajah manis Taemin langsung merah padam menahan malu. Ia langsung duduk dengan tegap, sambil mengipas-ngipas wajahnya yang memanas gara-gara ulah seme-nya itu. Minho memang senang sekali menggoda Taemin akhir-akhir ini.

“Ckck.. kalian ini! Jangan mengumbar kemesraan disini dong bodoh!” Key yang sedang menunggu Jinki, kekasihnya, hanya bisa mengomeli Minho dengan tatapan iri.

“Bilang saja kalau kau iri, ya kan?” ejek Minho kepada Key. Key hanya mengumpat dalam hati sambil menendang nendang kaki meja.

            “Kodok Bodoh.. Dasar sok tau! Bicara seenaknya saja!” omel Key.

Minho yang medengarnya hanya tergelak.

“Taebaby, jangan dekat-dekat dengan namja jahat itu, sini duduk di dekat Umma..” rayu Key kepada Taemin. Taemin yang penurut mulai beranjak dari kursinya, tapi tangan mungilnya ditangkap oleh Minho. Minho menggelengkan kepalanya kepada Taemin.
           
“Jangan dengarkan dia sayang, dia hanya kesepian menunggu Onew Hyung, haha” dengan santai Minho menarik Taemin ke dalam pelukannya, lalu memangku Taemin, mereka terlihat sangat nyaman, bahkan Minho memeluk pinggang Taemin.

Key yang sudah tidak tahan akhirnya menyibukkan dirinya dengan ponselnya. Sesekali Taemin dan Minho bahkan bisa mendengar umpatan Key yang ditujukan hanya Minho. Minho hanya senyum-senyum sendiri.

Minho memainkan jari jemari halus Taemin, dengan mengelusnya satu persatu, membuat Taemin yang wajahnya sudah merah, menjadi bertambah parah. Ia malu sekali kepada Key Ummanya, tapi sangat menikmati perlakuan Minho. Ia tak ingin melepaskannya.

Beberapa lama kemudian..

Onew pun datang dengan heboh, membawa bungkusan yang tak lain dan tak bukan adalah ayam goreng kesukaannya. Melihat Key yang duduk di bangkunya dengan wajah cemberut, ia berteriak, “Kibuuuuuuum.. aku membawa banyak ayam untukmu, lihatlah!” dengan penuh senyuman dan wajah tak bersalah yang tanpa dosa itu, ia menaruh semua barangnya di depan Key. Key membulatkan matanya.

“DUBUUUU.. APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN SEMUA UANG BULANANMU HAH?! PANTAS SAJA KAU SELALU KEHABISAN UANG! KAU ITU HARUS BERHEMAT UNTUK BIAYA PERNIKAHAN KITA NANTI TAUUUU…” teriak Key dengan nada tinggi.

Yang dimarahi malah senyum-senyum tidak jelas. Onew tahu cara terjitu untuk menaklukan amarah yeobonya itu. Ia menangkupkan kedua tangannya pada pipi mulus Key, lalu mengecup bibirnya dengan singkat.

CUP.

“Jangan marah Kibum-ku.. Aku tak akan menghabiskan uang kok..”

Sangat singkat tapi manis. Key yang terkejut hanya bisa membatu sambil menahan malu. Melihat itu Onew tersenyum lagi, kedua matanya tenggelam, seperti dua bulan sabit yang bersinar disaat malam hari. Begitu bercahaya menerangi hati Key.

Onew mencium bibir cherry Kibum lagi, kali ini lebih lama dan lebih lembut. Menyesap rasa manisnya lagi, lagi dan lagi. Tatapan Kibum menjadi rileks, lalu ia menutup matanya, mengikuti alur yang Onew ciptakan. Minho yang sedari tadi menonton mereka, sempat terkejut dengan sikap Onew yang biasanya sangat tidak jelas, kini bisa bersikap seperti itu di depan mereka. Kemudian saat Onew mulai menjambak rambut Kibum agar ia dapat menciumnya lebih dalam lalu Kibum dengan refleks melingkarkan tangannya ke leher Onew,  Minho menutup kedua mata Taemin.

“Mi.. Minho Hyung? Kenapa kau menutup mataku?” tanya Taemin, sambil memegang tangan Minho, berusaha menjauhkan tangan Minho dari matanya.

“Kau tidak boleh melihatnya, ini tidak bagus untuk pertumbuhan otakmu di masa depan..” ujar Minho serius, walaupun ia bersikap santai didepan semua orang, tapi ia akan menjadi sangat protektif bila dihadapkan oleh Taemin.

“Ta..tapi Hyung..” Taemin berusaha mengelak lagi. entah sejak kapan baby-nya ini sudah mulai nakal dan mencoba untuk membantahnya.

“Jangan membantah! Sudah kubialng ini sangat menjijikan Sayang. Kalau sudah waktunya, aku yang akan mengajarimu dengan caraku sendiri ” Minho terkekeh dengan wajah mencurigakan, lalu dengan cepat Minho memutar tubuh Taemin, menghadapkan wajah Taemin dengan wajahnya, mereka saling bertatapan lama. Dan kali inipun wajah Taemin memerah seperti kepiting rebus.

“Jangan melihat adegan 17+ dibelakangmu itu, itu tidak baik Taemin, pandangi aku saja, arrachi? Kau harus mendengarkan apa yang Hyung bilang? “

“A.. arraseoyo Hyung!” Taemin menganggukkan kepalanya 2 kali, terlihat sangat menggemaskan di mata Minho. Minho mencubit kedua pipinya, lalu mengecup hidung bangir Taemin. “Anak baik..” Minho pun mengacak rambut jamur kekasihnya itu.

Kemudian Taemin membalas perlakuan Minho dengan memeluk leher Hyungnya itu dengan erat, Minho yang sejenak terkejut hanya bisa tertawa kecil, sambil ikut memeluk tubuh ramping Baby-nya itu dengan lembut.

Minho yang mau tidak mau melihat kearah kedua Hyungnya yang posisinya makin menyeramkan, hanya berdecak, menepuk-nepuk kepala Taemin yang membelakangi OnKey couple.

Keduanya seakan larut dalam lovey dovey dengan pasangan masing-masing. Benar-benar tidak sadar apa sepasang mata yang menatap mereka dengan raut wajah yang sebal. “SeKyung Noona.. ayo kita berpacaran lagi! Kembalilah padaku.. HUAAAAAAA…     Mereka jahaaat!!” Jonghyun, Sang Dino-head jatuh terduduk sambil menendang-nendang dinding di depannya dengan kasar. Kedua matanya yang terlihat seperti puppy itu tidak cocok dengan badannya yang kekar dan makin bertambah tidak matching dengan perutnya yang seperti cetakan agar-agar.
           
“HUAAAAA JINOOOO- KU DIMANA KAU?!…”

                                                                        END

Comments

Popular Posts