FF Cho Family : Bertemu Ahjussi sinting

Title : FF Cho Family : Bertemu Ahjussi sinting
Author : Flo 1412
Genre : Family, comedy (entahlah, comedy yang ga lucu mungkin?)
Rating : T
Cast : Cho Hana , Jo Youngmin, Jo Kwangmin, dll
Length : Oneshoot

Author P.O.V

Malam itu, seperti biasanya Hana, Youngmin, dan Kwangmin baru saja pulang dari sekolah (mereka satu sekolah). Mereka turun di halte bus dekat rumah lalu berjalan sedikit karena bus tentu saja tidak berhenti tepat di depan rumah mereka (=-=). Kwangmin merogoh kantungnya, mengambil i-pod nya lalu memasangkan earphone hitam di kedua telinganya. Sedangkan Youngmin hanya diam saja sedari tadi. Hana melamun tak jelas.

Di ujung jalan, Hana melihat seorang laki – laki berdiri di tengah jalan sambil merentangkan kedua tangnnya dan membuka kakinya lebar. Terlihat sangat aneh, karena suasana sudah sepi, dan jalan terlihat agak gelap malam itu, Hana tidak dapat melihat wajah orang itu, yang jelas Hana tahu ada yang tak beres dengan orang itu. Youngmin yang melihat hal itu juga, menyenggol lengan Kwangmin yang sibuk dengan i-pod nya lalu menunjuk orang itu dengan dagunya. Kwangmin hanya menghela napas sebentar lalu timbul niat untuk mengerjai Hana. Ia mengelurkan evil smile nya.

“Aku dengar dari orang sekitar sini, kadang ada roh seorang laki – laki yang suka berjalan – jalan di malam hari, ia suka sekali menculik anak gadis yang evil, jarang menyisir rambut, dan rentan lapar, seperti anak kecil padahal sudah SMA yaah.. sepertimu..” Hana memandang Kwangmin dengan pandangan ngeri, Hana semakin mempererat genggamannya pada lengan Youngmin, sementara Youngmin memberikan death glarenya kepada Kwangmin seakan berkata jangan-membuat-Hana-takut-Kwangmin-pabo. Melihat tatapan Hyungnya Kwangmin malah terkekeh pelan.

Merasa dipermainkan, Hana mendelik kearah Kwangmin lalu menginjak kaki Kwangmin keras- keras.

“AAH!” Kwangmin meringis sambil memegang kaki kanannya yang diinjak Hana lalu melompat – lompat di tempat. Hana tergelak lalu mengeluarkan evil smilenya.

“Rasakan, Kwangmin Oppa, napeun.. (jahat)”

Youngmin hanya menggeleng – gelengkan kepalanya melihat kelakuan kedua dongsaengnya. Semakin lama semakin terihat jelas, sosok pria itu, bukan hantu seperti perkataan Kwangmin, tapi jelas bukan lelaki normal, kenapa ada di tengah jalan sambil mondar – mandir tak jelas. Sinar dari lampu jalan yang sudah meredup memberi pemandangan lebih kepada ketiga kakak beradik itu. Nampak seorang pria, wajahnya kotor, rambutnya acak-acakan, jas krem panjang yang menutupi tubuhnya sampai ke paha tampak lusuh, dan yang paling aneh adalah, ia tidak memakai celana, hanya jas panjang itu. Pria aneh itu tiba – tiba saja maju selangkah mendekati Hana, spontan Hana mundur lalu bersembunyi di punggung Kwangmin. Si kembar menatap orang itu dengan pandangan waspada

“Mau apa kau?” Youngmin angkat suara. Pria itu memandang mereka tanpa ekspresi,perlahan tapi pasti berjalan mendekati Hana. Sebenarnya Kwangmin sudah ingin menghajar orang aneh itu dari tadi, tapi aneh sekali kalau tiba – tiba memukuli orang gara – gara hanya memandang mereka seperti ini.

“Sudahlah Hyung, ayo kita pulang, jangan ladeni dia..” kata Kwangmin lalu menggandeng tangan Hana, menariknya pulang. Youngmin sudah mau mengikuti Kwangmin sampai pria aneh itu tiba – tiba saja, berlari ke depan mereka, lalu melakukan hal yang benar – benar tak terduga oleh mereka semua, pria itu membuka jas panjangnya itu lalu terlihatlah bentuk tubuh laki – laki bagian depan tanpa sehelai benangpun (-///////-) termasuk bagian…. Yah tau sendirilah.. (-____-). Hana melongo sebentar, lalu menjerit keras.

“KYAAAAAAAA” jeritnya, lalu Youngmin menutup mata Hana dengan tangannya. Kwangmin mengalihkan pandangan dari pemandangan menjijikan yang ada di depannya, lalu menegur ahjussi sinting itu.

“YA! Micheoseo?!! Ahjussi, cepat tutup, kau tidak lihat ada anak gadis di bawah umur disini, kau mau merusak ingatannya dengan pemandangan aneh itu? Mau merusak masa depannya hah?!! Ka!..” Kwangmin berkata pada ahjussi gila itu dengan setengah membentak, berusaha menyuruhnya untuk pergi, sementara Youngmin masih menjaga Hana.

Lelaki itu masih tak bergeming, tak menanggapi Kwangmin.

“Kalau kau tidak pergi juga, aku panggil polisi!” lalu Kwangmin menghentakan kakinya. Kemudian lelaki itu pergi. Merasakan Hana mulai bergetar, Youngmin memeluk Hana.

“Gwaenchana Hana-ya, dia sudah pergi.. Uljimma~ nanti Oppa belikan es krim kalau kau berhenti menangis..” kata Youngmin sambil menepuk – nepuk kepala Hana.

“Oppa pikir aku anak kecil apa? Mudah di bujuk dengan es krim?” kata Hana melepas pelukan Youngmin, menghapus air matanya sambil cemberut.

“Jadi kau mau apa?” tanya Kwangmin tak sabar

“Aku mau permen..” Gubrak. Si kembar tertawa dengan suara yang mirip lalu masing – masing menggandeng tangan kanan dan kiri Hana (kwang dikiri, Young di kanan nya Hana)

“Arraseo.. ayo kita beli permen..”

“HOREEE” \(^O^)/ kata Hana dengan wajah berbinar “Plus es krim coklat ya, kekeke. ^O^” tambah Hana dengan evil + angelic smilenya (senyum macam apa itu? Ckck =-=)

“ck, dasar kemana sikapmu yang manja dan rapuh tadi? Mudah sekali kau pulih seperti sedia kala.. hahaha” kata Kwangmin sambil mengacak – acak rambut Hana.

“OPPA!!” teriak Hana kesal, makin memajukan bibir nya.

“Hahahaha..”

Akhirnya mereka membeli apa yang Hana mau di supermarket dekat rumah mereka, Hana mengambil cemilan, coklat, permen dan es krim dengan brutal, sesampainya di kasir, uang Oppadeulnya tidak cukup, lalu mereka mengembalikan makanannnya ke rak lagi. Hana membangkrutkan kakak kembarnya dengan sukses.

END

Ngaco plus typo bertebaran tingkat akut... OMO.. (tutup muka).. mianhae!!!!

Comments

Popular Posts